Dana BOS 900 Juta Masih Kurang, SMPN 5 Cari Sumbangan Wali Murid

oleh -266 views

LintasBojonegoro.com — Besaran dana bantuan operasional sekolah (BOS) dari pemerintah pusat senilai kurang lebih Rp. 900 juta setiap tahunya dinilai masih kurang. SMP Negeri 5 Bojonegoro akhirnya mencari tambahan dari sumbangan wali murid.

Hal itu disampaikan Kepala SMP Negeri 5 Bojonegoro Drs. H. Ufar Ismail pada rabu (24/07/2019). Menurutnya, dana bos sebesar Rp. 1 juta untuk satu orang siswa setiap tahun masih kurang.

banner

Dari estimasi biaya yang dirancang oleh sekolah, minimal satu orang siswa membutuhkan biaya sebesar Rp. 2 juta 200 ribu setiap tahun.

” Akhirnya kekurangan biaya tersebut kita sampaikan ke komite dan kita mendapatkan dari sumbangan wali murid,” Kata Ufar.

Ufar menjelaskan, sumbangan dari wali murid memang diperkenankan sesuai Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah.

Dalam Permendikbud tersebut yang dilarang adalah pungutan, bukan sumbangan. Karena  pungutan bersifat wajib, dan mengikat, sementara sumbangan sukarela.

Dengan mekanisme sesuai Permendikbud tersebut, SMPN 5 Bojonegoro berhasil mengumpulkan kurang lebih Rp. 800 juta setiap tahunya dari wali murid.

” Kalau sesuai standard pemerintah ya itu kita dapat dari BOS, tapi kalau ingin mutu lebih bagus dan berkembang kita sampaikan ke komite dan semua kita mintai persetujuan wali murid sukarela,”Terangnya.

Dia mencontohkan, untuk melakukan rehab bangunan fisik mushola sekolah itu tidak dianggarkan pemerintah. Sehingga sekolah harus mencari sumber dana lain, salah satunya adalah sumbangan dari wali murid.