Cawabup terpilih Berangkatkan jalan santai Paguyuban Pasar

oleh

Reporter Eko Purnomo

Bojonegoro – Cawabup Bojonegoro Periode 2018-2023, H. Budi Irawan, SP.d. MPd. berangkatkan kegiatan Jalan Santai yang diselenggarakan oleh Paguyuban Pedagang Pasar bersama Kelurahan Banjarjo kecamatan Bojonegoro Minggu (12/08/2018).

Mas Wawan, dalam sambutannya, mengatakan, dengan kegiatan di moment peringatan HUT RI ke 73 ini, mengajak untuk memupuk kebersamaan untuk membangun bangsa dan negara sebagai sumbangsih mengisi nilai – nilai kemerdekaan.

banner

Yakni Merdeka berdaulat untuk membangun demi kemakmuran, serta menjaga rasa persatuan dan kesatuan NKRI.

Mas Wawan juga menghimbau bahwa kondisi Bojonegoro yang kondusif sebelum maupun sesudah Pilkada, hendaknya harus dipertahankan dan ditingkatkan. Sekarang tidak ada kemarin memilih atau tidak, karena semua adalah proses demokrasi, tidak ada pengkotak kotak an, dan sebentar lagi akan menghadapi Pileg, Pilpres dan juga Pilkades.

Oleh karena itu, harus banyak menjaga stabilitas keamanan di NKRI terutama di Bojonegoro yang tercinta ini. Untuk konsep kedepan belum bisa disampaikan, karena dari apa yang menjadi harapan harapan bersama karena masih banyak perlu dibenahi. Dan semua itu akan dicapai dengan tidak terlepas dari konsep kebersamaan.

“Ini patut kita memberikan apresiasi. PD pasar , paguyuban Pasar Banjarjo dan juga Warga kelurahan Banjarjo. Tampak bersinergi dalam memupuk kebersamaan saling Take and Give, memberikan rasa aman dan nyaman, hal seperti ini bisa dicontoh bahwa kekompakan bisa dengan meraih kemajuan. Dan kami berterima kasih pada penyelenggara yang berkenan mengundang kami untuk turut memeriahkan jalan santai HUT RI ke 73. Merdeka,” jelas mas Wawan.

Direktur PD Pasar Bojonegoro, H.Nurcholis Majid, SE.MM. sangat berterima kasih atas berkenannya cawabup terpilih. Berkenan ikut menyemarakkan acara jalan santai yang dilaksanakan oleh paguyuban pasar banjarjo dengan panitia kelurahan Banjarjo. Inilah wujud kebersamaan, terbangun kekompakan, dan apapun kondisinya keberadaan pasar Banjarjo adalah bagian atau penyumbang PAD Kabupaten, dengan klasifikasi nomor 2 setelah pasar kota Bojonegoro

” Kami selaku Dirut PD Pasar berterima kasih pada, Kepala pasar beserta,staf, dan pedagang serta pemerintahan kelurahan banjarjo dan masyarakatnya, bisa bersinergi,” Ujarnya.

“Memang”, lanjut mantan staf,Kedutaan RI di Beijing, sebelum bertugas di PD Pasar Kabupaten Bojonegoro ini, mennelaskan juga bahwa, penekanan lebih banyak di PD pasar. Bahwa PD pasar terbukti mampu selain salah satu dari sumber PAD juga bisa membina pedagang dengan meningkatkan kerukunan, kebersamaan dalam menumbuhkan perekonomian Bojonegoro.

Hal ini bukan hanya di pasar banjarejo, namun disemua pasar yg menjadi naungan PD pasar juga sudah dibentuk paguyuban pedagang pasar seperti pasar padangan, malo, kalitidu, dander, sugihwaras, kedungadem, sroyo, kanor, dan kota Bojonegoro.

Adapun kegiatan yg dilakukan bisa terwujud, diantaranya:

1.Religi dalam bentuk tironan setiap tiron pasar
2.Kebangsaan seperti peringatan hari hari Nasional.

Kepala Pasar Banjarjo, Irfan Hari Cahyono, SH.MM.Menambahkan, “kami selalu mendukung pedagang pasar, karena mereka adalah asset yang punya banyak andil kemajuan pasar ini,” Ucapnya.

Selain jalan santai, juga pemberian santuan pada puluhan yatim piatu dan kaum dhuafa.

Kepala Kelurahan Banjarrejo, Daniar Surya, SSTp. Mengatakan bahwa, secara Geografis, lokasi Pasar Banjarejo berada di kelurahan Banjarejo, oleh karena itu Sinergi ini harus dipertahankan, walaupun tidak secara formal merupakan,sumber PAD Kelurahan Banjarejo, akan tetapi keberadaannya juga banyak memberikan kontribusi di bidang peningkatan perekonomian masyarakat Banjarejo.

” Alias multi efek positif , sebagai penyangga perekonomian warga Banjarejo, bisa berdagang, dan sebaliknya bisa turut menjaga untuk memberikan rasa,aman & nyaman,” Imbuhnya.

Selanjutnya menurut Tokoh masyarakat Banjarejo, KOL-TNI-,AL.(Purn), Budianto, SH. untuk kedua belah pihak diberikan Apresiasi yang setinggi – setingginya, karena antara pihak pasar dengan warga bisa bahu membahu, sinergi dan dapat bersama sama berkontribusi. Dan kekompakan ini layak dicontoh bagi desa/kelurahan lain yang ketempatan pasar, walau pasar yang bertengger bukan sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah/ kelurahan maupun Desa).

” Tetapi diakui maupun tidak keberadaan pasar akan memberikan kontribusi yakni sumber ekonomi. Kebersamaan harus ditingkatkan, khususnya pasar dan warga Banjerejo,” Tutupnya.*(Ek/Red).

banner