Capil Bojonegoro, Getol Melaksanakan Target KTP-E

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — KARENA Sesuai Perintah Bupati agar bisa menyelesaikan atas kekurangan e-KTP, Maka kantor catatan sipil Bojonegoro, bagaikan pembuatan Sinetron yang mendekati kejar tayang.

Maaf, kemarin wartawan lintasbojonegoro.com, tidak menghadap langsung pada kepala catatan sipil M.Khosim, SH.MSi. Dikarenakan yang menghadap silih berganti,demi kelancaran penerbitan surat identitas kependudukan. Ke bagian humas bu Handayani, juga sedang go to jakarta amprah blangko KTP, Maka cukup menghadap Sekdin,Disdukcapil Andriyanto, SSTP. MSi, itu pun gantian dialognya dengan camat Sukosewu. Moh. Yasir, S.Sos.MM. juga antri ingin pinjam alat untuk mempercepat pembuatan Perekaman pemohon KTP di tingkat Kecamatan,Sukosewu.
Demikian juga wartawan on-line, www.lintasbojonegoro.com, juga kejar tayang, lha ketemu kadindisdukcapil ,saat mengikuti kunjungan Bupati di,desa,Tembeling, pak Khosim juga pas makan siang. Makan pejabat makan kog,dikonfirmasi, akhirnya wartawan media ini,zoong, lalu nyebrang dan beli nasi kotak,Gebrek ayam plus aqua gelasan. Mengingat kabag Humas tidak menawari jadi ya sabar beli sendiri.

banner

Menurut,sekdindukcapil, Andriyanto, Bupati menghendaki 2018 sisa data yang belum dilakukan rekaman sebanyak 61.000, dan diakhir desember 2018 kemarin masih terdapat sisa 41.000 pemohon. Dan ditanggal 23/1/2019, bu yani ke jakarta lagi dapat 4000 blangko, dan terkendala lain yakni bila terjadi data ganda, terjadinya disebabkan pisah KK data tidak muncul, tetapi ketika akan,dicetak nama baru muncul, termasuk orangnya sudah mati namun nama masih muncul. Demikian juga keluar daerah begitu akan,di cetak muncul lagi.

Lebih lanjut pejabat selera saat makan siang kesukaannya Sate kambing ini mengungkapkan , bahwa kebijakan pimpinan, yakni memerintahkan untuk menambahi perangkat lagi, yakni guna mempermudah proses KTP, “yang paling bagus made in Amerika kisaran harga Rp.130 juta, seperti yang,dipakai di kemendagri, kalau yang harga Rp.93-115 masih tergolong ciceh’ ulasan Sekdin.

Semoga ‘mbok-e’ setuju, saya doakan, agar ketika hari ‘H’ Pemilu, urusan KTP beres.

Tetapi Capil perlu mengingat bahwa, masih ada yang eror data, yakni beberapa warga desa kedewan kecamatan kedewan, menurut kades Kedewan Sulasmi di dampingi sekdes kedewan, menyampaikan keluhan bahwa,setelah melakukan perekaman di kecamatan begitu dapat rekomendasi ke disdukcapil data sudah terhapus, padahal itu ajuan untuk pemula yakni berumur 17 tahun. Begitu pak yang dialami beberapa warga kedewan.”, tandas Kades kedewan dengan ramah.

Ketika wartawan ini konfirmasi ke pihak kecamatan, Camat, sekcam kedewan tidak ada ditempat. “Maaf, beliau beliau tidak ada , sedang rapat di kabupaten, ini kami akan mengantar tamu bu,sri kartini (PU. Cipta karya), “, kata Suparwan Kasi Trantib, dengan ramah.
Sedangkan kasi Pem Setiyono juga repot.####(Ekopurnomo)