Bupati Juga Kritik Anggota DPRD Yang Ikut Demo

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Saat menerima ratusan pengunjuk rasa kontraktor di pendopo pemkab Selasa (08/01/2019) sekitar pukul 11.00 wib, Bupati Bojonegoro Anna Muawanah juga sempat mengkritisi anggota DPRD yang ikut dalam demonstrasi tersebut.

Bupati menyebut seorang pejabat legislatif seharusnya tidak melakukan aksi unjuk rasa seperti itu.

banner

Menurutnya sebagai wakil rakyat, bisa menggunakan komunikasi dengan cara lain. Bukan langsung melakukan demonstrasi bersama kontraktor.

” Ini juga ada anggota DPRD ikut disini, pak Ali Huda, pak Mashadi (Anggota Komisi D), harusnya bisa berkomunikasi dengan kita,” Kata Bupati.

Belum banyak berkomentar terkait keikutsertaan anggota DPRD tersebut, Ali Huda dari PKPI yang juga merupakan ketua Gapensinas melakukan interupsi.

Dan menjelaskan keresahannya dan kebuntuan komunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati selama ini.

Ali Huda menepis, bahwa apa tidak boleh jika seorang anggota DPRD ikut melakukan demo. ” Kenapa kalau anggota dewan? Apa tidak boleh? Justru kita memiliki fungsi pengawasan, jika ada permasalahan seperti ini,” kata Ali Huda saat ditemui usai penyampaian aspirasi.

” Saya malah heran, salah satu pimpinan DPRD kemarin hanya bicara, berharap segera dibayar, tapi teknisnya seperti apa?, Jangan hanya asal berbicara, makanya kita kesini tanya teknisnya,”Imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bojonegoro mengakui ada beberapa kekurangan dari pihak eksekutif dan meminta waktu untuk melakukan rapat koordinasi terkait pembayaran para kontraktor.

Sementara itu Ali Huda selaku ketua Gapensinas juga menyampaikan akan berkoordinasi terkait jangka waktu yang diberikan kepada pemkab untuk memberikan solusi.

” Kita juga akan rapat dulu, mau ditunggu sampai kapan.”Pungkasnya.

Sebelumnya dalam pertemuan tersebut juga disampaikan,ada sekitar
183 kontraktor di dinas PU Bina Marga yang belum selesai pencairannya.
Sedangkan di Dinas PU Cipta Karya ada sekitar 196 Kontraktor.