BUMD ini Siap dibubarkan Kapanpun oleh Pemkab Bojonegoro

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com – Apapun Yang sudah menjadi keputusan Pemkab Bojonegoro, maka PD Pasar yang merupakan BUMD, siap menjalankanya. Hal itu diungkapkan oleh Direktur PD Pasar Kabupaten Bojonegoro, H. Nurcholis Majid, SE.MM. Kepada wartawan, (01-8-2018).

Dijelaskan oleh mantan staf kedutaan RI di Beijing tersebut, bahwa pembubaran PD Pasar berdasarkan Perda nomor 4, tahun 2018 tentang penbubaran PD Pasar kabupaten Bojonegoro. Yang sudah diundangkan pada tanggal 9 juli 2018. Oleh Pj. Bupati Bojonegoro, Dr. Suprianto, SH.MH. dan Pj. Sekkab Yayan Rahman, AP.MM.

banner

Adapun alasan pembubayaran tersebut ,kalau merugi itu tidak. Sebab pemasukan untuk PAD Selalu naik. Suatu misal , tahun 2016 setor PAD Rp. 99.405.529,03. Tahun 2017 setor PAD Rp.410.930.700.00, tahun 2018.’$etor PAD.Rp. 740.628.858,75. Dan perda itu harus ditindak lanjuti, dengan Perbup paling lama 2 bulan, sejak perda di undangkan. Jadi semua berdasarkan Perbup, perda serta undang undang yang berlaku. Dan kami sebagai Direktur di sebuah BUMD, maka kami Patut dan mematuhi apapun yang sudah menjadi keputusan Daerah.

“Kami jelaskan lagi, alasan pembubaran sesuai PP. Nomor 54 tahun 2017. PD Pasar ini adalah sesuai dengan Perda nomor 13 tahun 2016, Tentang pembentukan dan susunan perangkat daerah kabupaten Bojonegoro,” Ucapnya.

Dan telah ditetapkan dengan perbup nomor 69 tahun 2016, didalamnya tertera Dinas perdagangan mengatur bidang pengelolaan pasar. Perihal masalah setor PAD, itu sudah di auditor oleh independent, dengan pembagian 55 % dari laba bersih.

Jadi karena sesuai ketentuan Perda nomor 20 tahun 2003 – untuk pembagian laba setelah diaudit maka 55, %, menjadi setoran ke PAD. Sampai selasa /hari ini proses pengalihan pengelolaan pasar dari BUMD ke Dinas Perdagangan. Dan masih dalam proses tahap proses penyelesaian Perbup tentang pembubaran PD Pasar, sebagai tindak lanjut dari Perda nomor 4, tahun 2018.

Untuk para Eks. Karyawan akan diberikan hak haknya, sesuai, UU RI nomor 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan. Dan masuknya mereka akan diseleksi untuk tenaga pengelolaan pasar daerah yang bawah naungan Dinas Perdagangan.

Pejabat dan karyawan PD Pasar jumlahnya, 101, terdiri dari 1, Direktur, 51 pegawai tetap. 16 tenaga honorer, 33 tenaga kontrak. Sedangkan Pansus III tentang pembubaran, Dan komisi B.bidang Perekonomian. Dan sudah paripurnak.an tanggal 2-5-2018. Yang merekom ya itu tadi.

” Sekali lagi, kami tegaskan, bahwa PD Pasar sudah siap dibubarkan, dan siap di audit sewaktu waktu, PD pasar pola managementnya sangat terbuka, pokoknya selalu siap diaudit sewaktu waktu. Selain itu PD Pasar tidak punya hutang ,baik itu perpajakan, maupun pihak 2 atau ke 3. Dan semoga para mantan PD Pasar semuanya bisa diterima. Mengingat mereka punya keluarga dan punya tanggung jawab urusan perut. Dan termasuk audit asset asset PD Pasar yang,ada. ” ulas Dirut ,bila dirumah dapuk tukang maidloh hazannah saat pemberangkatan haji.

Tersiarnya kabar tentang PD Pasar, akan dibubarkan walau,setoran PAD selalu Komulatif, lalu bagaimana tentang BUMD yang setoran PAD nya minim bahkan tidak setor?.

Mari kita ikuti penelusuran Lintas Bojonegoro.com. Edisi berikutnya… Bersambung.(Ek/Red).

banner