BPJS Serahkan Klaim Jamsos dan Bea Siswa Sebesar Rp 156,4 Juta

oleh

BOJONEGORO – Kantor Cabang BPJS Bojonegoro menyerahkan klaim jaminan sosial (Jamsos) ketenagakerjaan sebesar Rp 144,4 juta kepada ahli waris peserta BPJS atas nama Sujoko. Penyerahan klaim asuransi tersebut dilakukan dalam acara Sosialisasi Program BPJS Ketenagakerjaan dan Penggerak Jaminan Sosial Indonesia terhadap Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) di hotel Aston, Bojonegoro, Kamis (8/11/2018).

Penyerahan klaim jaminan sosial tersebut dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Bojonegoro, Agus Supriyanto, dan diterima oleh Ibu Wahyuni, istri almarhum Sujoko. Selain itu, BPJS juga menyerahkan bea siswa kepada anak Sujoko bernama Aan Sholehan sebesar Rp 12 juta.

Kepala Cabang BPJS Bojonegoro, Budi Santoso menjelaskan, almarhum Sujoko adalah seorang Polhuter di Perum Perhutani KPH Parengan. Pada 11 Juli 2018 Sujoko yang beralamat di Desa Wukirharjo, Kec. Parengan, Tuban mengalami kecelakaan tunggal saat mendapat piket malam. Sujoko ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan mayatnya ditemukan dibawah jembatan yang biasa dilaluinya berangkat dan pulang kerja.

banner

Penyerahan klaim jaminan sosial dari BPJS ini juga disaksikan langsung oleh Deputi Direktur Bidang Perluasan Kepesertaan BPJS, Cotta Sembiring. Menurut Cotta Sembiring, penyerahan klaim jaminan sosial BPJS sebenarnya sangat mudah. Misal, jika peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal dunia maka pihaknya hanya membutuhkan surat keterangan dari pemberian kerja bagi peserta BPJS. Namun jika meninggal dunia akibat kecelakaan maka pihaknya hanya melakukan chek lapangan untuk kelengkapan data.

“Untuk proses penyerahan klaim jaminan sosial kami hanya membutuhkan surat keterangan dari pemberi kerja, Kepala Desa/Kepala Kelurahan dan Kepolisian. Gak ada yang rumit, kok,” tutur Cotta Sembiring, sambil menambahkan bahwa kecelakaan yang dialami peserta BPJS Ketenagakerjaan paling banyak terjadi di jalan raya. Jumlahnya mencapai 40 prosen. (Kang Zen)

banner