Bojonegoro Travel Mart Ke-3, Teksas Wonocolo Jadi Favorit

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Asosiasi biro perjalanan pariwisata Bojonegoro (ABIPARO) kembali menggelar Bojonegoro travel mart (BTM) ke -3 pada hari Selasa 25 September 2018.

Acara dengan tema ” menjalin kerjasama dan kebersamaan melalui advanture dan FAMTRIP” ini akan diselenggarakan selama tiga hari, yakni tanggal 25 September hingga 27 September mendatang.

banner

Ada ratusan pelaku industri biro perjalanan pariwisata dari seluruh Indonesia yang diundang dan menjadi peserta pada BTM ke-3 ini. Bahkan ada peserta dari negara Malaysia yang juga tertarik mengikut acara tersebut.

Ketua Panitia BTM3 : Erika

Ketua panitia BTM ke -3 Erika mengatakan, BTM ke-3 merupakan ajang untuk silaturahim antara pelaku bisnis biro perjalanan wisata di seluruh Indonesia.

Selain itu, yang paling utama adalah dalam rangka mengenalkan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

” Selamat datang dan terimakasih kepada seluruh peserta, kami ingin mempromosikan destinasi wisata yang ada di Kabupaten Bojonegoro,” Ucapnya saat sambutan.

Dalam kegiatan ini, ABIPARO juga bekerjasama dengan dinas kebudayaan dan pariwisata provinsi Jawa Timur, Dinas kebudayaan dan pariwisata Kabupaten Bojonegoro, serta para sponsor yang telah mendukung seluruh kegiatan.

Rencananya para peserta dalam BTM ke 3 ini akan dibawa menuju beberapa destinasi wisata, diantaranya di wisata Grabah Rendeng Kecamatan Malo, desa Wisata Mojodeso, Teksas Wonocolo, serta Gofun.

Menurut Erika, kunjungan wisatawan dari luar daerah Bojonegoro menunjukkan tren positif. Setiap tahun selalu mengalami peningkatan yang cukup baik.

Hal itu ditunjukkan dengan meningkatnya okupansi hotel – hotel yang ada di Kabupaten Bojonegoro. ” Selalu naik dari tahun ke tahun, terutama paling banyak di Teksas Wonocolo,” Kata Erika.

Pada tahun ini Teksas Wonocolo masih menjadi favorit destinasi wisata yang paling direkomendasikan oleh ABIPARO.

Lokasi bekas pertambangan minyak tradisional di kecamatan Kedewan itu memang menjadi daya tarik tersendiri karena menjadi satu – satunya di Indonesia.

” Wisata di Bojonegoro semuanya bagus, tapi yang paling banyak memang Teksas Wonocolo, bisa menjadi ciri khas Bojonegoro.”ulasnya.

Erika berharap, dari hasil BTM ke -3 ini ada peningkatan yang cukup signifikan dari kunjungan wisatawan luar daerah, ke Bojongoro.

Dimana hal itu akan mampu menunjang pendapatan daerah serta perekonomian masyarakat di Kabupaten Bojonegoro.

” Tentunya semoga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya di sekitar daerah pariwisata.”Pungkasnya.(Dn/Red).

banner