BKPH Gondang Menanam Sengon Laut

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com

Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan(BKPH), Gondang, adanya Assper Baru Kasmijan, kini komunikasi sosial tersambung, keamanan hutan juga ada peningkatan hampir 90 %, dalam hal ini RPH Dodol.

banner

Sesuai amanat Adm/KKPH Bojonegoro Dewanto, S.Hut. MM. Yakni kewajiban sebagai pimpinan daerah (Assper/KBKPH), selain sukses tanaman, sukses produksi juga sukses keamanan, dalam hal ini perihal keamanan yakni RPH Dodol.

Menurut KRPH Dodol Wanijan, ada beberapa anak petak yang,ikut RPH Lain, yakni dari petak 143-158, namun petak 147-248-149 ikut RPH Sugihan. Katagori KU 3 dan KU 5, sedangkan petak,rawan yakni 153-154. Berbatasan dengan,KPH Nganjuk, dan untuk gangguan disekitar muncul,dari barat kawasan.

“Fenomena yang ada begini, bila masih ada petugas masih ada teposliro, namun bila lengah yaa gruduq. Mereka modusnya memantau petugas, bukannya petugas memantau , karena mereka seakan berladang, dan berbaur, sementara mana mungkin bisa memantau satu persatu. Namun,selama petugas bersih mereka benar benar enggan, tetapi bila petugas tergiur cara mereka,,dari,situlah titik awal gangguan keamanan timbul”, ungkap mantan,Danru yang hafal modus modus per daerah pinggir hutan.

Upaya preventif, termasuk komsos pada pemerintahan desa, juga kasun, bahkan menyapa para target pengawasan. Karena menitik dari pengalaman, ada kiranya kekuatan menang mereka , kita bertatap mata kita melorok begitu saja mereka langsung tersinggung. Untuk kerawanan hutan tingkat KPH , RPH Dodol masih menduduki rangking 2, dan sesuai data yang disetor baru baru ini. Mengingat KRPH Sebelumnya banyak tunggak yang tidak dibuatkan laporan , begitu kami Plh. Dulu, tunggak tunggak 2017 kami chek dan.kami laporkan. Dari akumulasi itulah, hingga sekarang masih katagori tingkat kerawanan posisi atas. Tapi sekarang sudah mengalami penurunan yang,signifikan, namun tetep nomor urut 2, yaa mungkin kondisinya sebelum kami masuk tugas disini, yaa saking Ter-la-lu, rusaknya.
Pola pola pak assper dari pengalaman yakni preventif itulah ternyata dapat menghalau , walau tidak 100 %.

“Inovasi kami sesuai amanah dari pimpinan dalam hal ini bapak Adm Bojonegoro, yakni untuk BKPH Gondang yakni meningkatkan waskat (pengawasan melekat), membentuk jaringan informasi Medsos group, yakni ring satu (ASSPER , para mantri/KRPH), sedangkan Group Ring dua atau group gunung lawang , (Assper beserta jajaran).
Untuk bidang tanaman memang persemaian sendiri tidak berhasil, dan untuk tambal sulam, terus terang mencari cabutan walau belum sepenuhnya terpenuhi dan bila dirasa kurang kita beli dari luar daerah. Untuk pinggir jalan protokol/jalan poros memang bagus, sedangkan tanaman penyangga termasuk tanaman TK (Tanah kosong), yakni rimba campur termasuk sengon laut yang tumbuhnya sangat cepat. Maaf, untuk pak,KRPH Gondang istirahat karena kelelahan, ini kami bersama KRPH soko, KRPH sukun, dan KRPH Dodol. Kami selaku,Assper Gondang berterima kasih pada medsos ,www.Iintasbojonegoro.com. Selalu memantau perkembangan BKPH Gondang”, ulas Assper Gondang Kasmijan.####(Ekopurnomo).

banner