Bila Jurnalis Diundang Sarapan Bareng, Ada Mirip Bos Ada Yang Promosi  

oleh

Bojonegoro – Sabtu (25/08/2018) di teras warung kopi milik Purnomo di belakang Kantor Dinas Pendidikan Bojonegoro Jalan Pattimura Kecamatan Kota, berkumpul sejumlah jurnalis dari berbagai media massa mendatangi jamuan makan dari sahabat jurnalis Hidayat Rahman. Acaranya sederhana dan saling menceritakan kegiatan jurnalistiknya masing masing.
 
Jurnalis yang datang itu diantaranya Alex dari Sidik, Eko Purnomo dari Lintas Bojonegoro, Teguh dari Sidik Nusantara, Yono dari Jejak Kasus, Sapuan dari Blok Bojonegoro, Hari dari Diva, Hawa dari Shinju, Ahmad Basyir dari Bhirawa, Reinno dari Memorandum dan Dwi dari Netpitu..  
 
“Terima kasih atas kehadiran semua rekan jurnalis, undangan ini untuk mohon doa dan dukungannya atas kinerja kita semua untuk berjurnalistik di Bojonegoro ini,” kata Eko Purnomo pecinta Rhoma Irama.

Dari gayanya seolah dia yang mengebosi jamuan makan, sesekali dia bernyanyi sejumlah lagunya raja dangdut.
  
Giliran jurnalis menyampaikan saran ke Eko Purnomo, Reinno jurnalis yang bertubuh tambun langsung kaget atas kemampuan dan pengakuan Eko Purnomo yang hafal lagu Rhoma Irama sebanyak 350 judul dan memiliki group musik.“Seharusnya dulu dulu hubungi kamu, sebab saya punya keluarga banyak di desa yang butuh hiburan dangdut, “ tegasnya.
 
Berbeda lagi Dwi. Dia malah membuka papan catur dan menantang bermain, seolah master catur dan saat dapat lawan, dia mendapat kartu nama dari Teguh yang kabarnya nyaleg untuk menduduki kursi DPRD Bojonegoro. setumpuk hingga tas kameranya tidak cukup.“Saya tak main skak dulu. Wes kalau hanya mengenalkan kamu (Teguh:Red), itu soal gampang, asal hanya membagikan kartu nama saja. Takut sama Panwas, kalau yang lainnya,“ kata Dwi yang asyik bermain catur..
 
Untuk Sapuan, Basyir dan Hari Cahyono, ketiganya lebih berdiam diri. Nampaknya terkesan cuek. Tapi Hari Cahyono bersiap diri untuk mengagendakan jamuan sarapan untuk jurnalis. “Tidak masalah, saya punya banyak relasi yang peduli jurnalis,” katanya yang usianya paling tua diantara jurnalis lainnya.
 
Turut bersuara, sahabat jurnalis Hidayat Rahman. Dia mengatakan kerja jurnalis perlu dorongan, dukungan dan semangat motivasi.“Untuk bidang informasi, jurnalis mendapat kepercayaan besar dari masyarakat dan tentunya jurnalis harus profesional,” katanya. Sambil berjamu makan nasi asem asem dan sate, diselingi tanya jawab. Terlihat kekompakan jurnalis di jamuan sarapan tersebut. (red)

banner