Biaya PTSL diatas 300 Ribu Itu Tidak Wajar, Perlu diselidiki

oleh

Reporter Dian

Lintasbojonegoro.com — Pada SKB 3 Mentri yaitu menteri Agraria dan tata ruang, Menteri dalam negeri, dan menteri desa daerah tertinggal dan transmigrasi tentang pembiayaan persiapan pendaftaran tanah sistematis, sudah ditetapkan biaya persiapan untuk wilayah Jawa dan Bali adalah sebesar Rp. 150 ribu .

di Bojonegoro sendiri juga telah ditindaklanjuti dengan Perbup nomor 53 tahun 2017 tentang teknis pelaksanaan program PTSL dengan biaya 150 ribu.

banner

Dalam SKB 3 Menteri biaya 150 ribu itu, juga telah dijelaskan dengan gamblang, dimana akan digunakan untuk
1. Kegiatan penyiapan dokumen
2. Kegiatan pengadaan patok dan materai
3. Kegiatan operasional petugas kelurahan / Desa.

Dijelskan pula, (1) kegiatan penyiapan dokumen merupakan kegiatan pembiayaan dokumen yang berupa surat pernyataan yang dibuat pemilik atau yang menguasai tanah yang dibuat sekurang-kurangnya berisi tentang tidak adanya sengketa.

(2). Kegiatan pengadaan patok dan materai sebagai pembatas, sebanyak 3 buah patok dan satu materai sebagai pengesahan surat pernyataan.

(3). Kegiatan operasional petugas meliputi
a. Biaya penggandaan dokumen pendukung
b. Biaya pengangkutan dan pemasangan patok
c. Transportasi petugas kelurahan/desa ke kantor pertanahan dalam rangka perbaikan dokumen yang diperlukan.

Dengan biaya 150 ribu yang sudah ditetapkan beserta rincian rencana penggunaanya tersebut, maka apabila ada penambahan seperti patok dan materai tentunya tidak akan terlampau fantastis.

Anggota Komisi A DPRD Bojonegoro Ali Mustofa menyampaikan, adapun tambahan biaya harusnya tidak akan melebihi Rp. 300 ribu.

” Kalau masih dikisaran 300 ribu wajar, tapi kalau sudah 500-700 ribu itu aneh perlu diselidiki oleh penegak hukum,”Ujar Politisi Partai Nasdem Tersebut.

Ia menyampaikan, biaya persiapan untuk PTSL 150 ribu itu menurutnya juga kurang tepat, karena ia menyadari banyaknya pekerjaan panitia.

Pihaknya mengusulkan untuk perubahan Perbup, agar ditentukan biaya persiapan dikisaran Rp. 300 ribu.

Adapun terkait biaya persiapan PTSL di beberapa desa yang fantastis diatas 500 ribu tersebut, Ali Mustofa menghimbau penegak hukum untuk melakukan penyelidikan.

Pasalnya biaya PTSL merupakan kebijakan pusat dari presiden. ” Jangan sampai biaya yang besar tersebut menghambat pelaksanaan PTSL ini.”Pungkasnya.

banner