Berkas Penggelapan Pajak di Kapas dan Kalitidu Dikirim Ke Polres

oleh

Lintasbojonegoro.com – Berkas Kasus penggelapan pajak bumi dan bangunan (PBB-P2) yang dilakukan oleh oknum PNS di kecamatan Kapas, oknum perangkat desa Wotangare dan desa Talok Kecamatan Kalitidu telah diserahkan ke penyidik polres Bojonegoro.

Hal itu menindaklanjuti surat peringatan yang disampaikan awal bulan April lalu, untuk mengembalikan uang pajak tersebut namun tidak diindahkan.

” Sudah kita sampaikan ke Bupati dan kita kirim ke polres sebagai informasi untuk penyidik,” Ujar Kepala Bagian (Kabag) Hukum pemkab Bojonegoro Faisol Ahmadi.

banner

Pihaknya juga mendorong Badan pendapatan daerah serta Inspektorat Kabupaten Bojonegoro untuk melakukan laporan secara resmi terkait kasus penggelapan uang pajak tersebut.

Mengingat kasus hilangnya uang pajak ini sudah terjadi bertahun-tahun, sejak tahun 2014 dan 2015 lalu. ” Informasi yang masuk malah camat kapas meminta keringanan denda,” Imbuhnya.

Padahal kata Dia, yang berhak meminta keringanan tersebut adalah subjek pajak (Masyarakat). Sedangkan dalam kasus ini ada penggelapan dalam jabatan yang dilakukan oleh oknum petugas pemungut pajak.

Sementara itu camat Kalitidu Muhlisin belum memberikan laporan terkait perkembangan kasus tersebut, hingga batas waktu 14 hari yang diberikan oleh pemkab berakhir.

banner