Berbenah Mewujudkan Mimpi

oleh

Reporter Eko Purnomo

Lintasbojonegoro.com — Desa Trucuk kecamatan Trucuk, setelah dibukanya jembatan adalah membuka akses mewujudkan mimpi, itulah program yang menjadi PR kepala desa trucuk Danang puji asmoro. Didampingi semua perangkatnya, sekdes Drs. Pramudi, kasun lustful budi, kasun sukri ada, bayan agus, jogoboyo yono, dan operator IT Tata, kebetulan ada tamu dari bojonegoro, Khamim, SE.

“Dibukanya akses jembatan penghubung antara trucuk- klangon, adalah secara otomatis sangat membantu pertumbuhan pendapatan masyarakat secara signifikan, itu pasti. Taraf hidup akan terdongkrak, lebih mapan. Karena pendapatan naik sedangkan chost menurun. Memang untuk tambatan prahu secara garis besar yaa membantu peningkatan, akan tetapi berbasis bisnis individual. Akan tetapi bagaimana semua bisa berjalan, maka desa akan mendirikan BUM-Des. Guna memanfaatkan multi efek adanya jembatan yang megah tersebut.yakni berinovasi membuka destinasi wisata bengawan solo.bisa melihat kemegahan jembatan dari bawah. Lalu sepanjang jurang ditanami jambu Kristal atau apa saja yang bisa menjadi daya tarik wisatawan. Secara ekonomis pemilik perahu menurun pendapatan, akan tetapi ya itu tadi berinovasi. Syukur syukur ereng ereng bengawan di plengseng seperti bawahnya bendung gerak. Secara ekonomis PAD menurun entah berapa puluh juta rupiah dari hasil lelang tambatan perahu. Berikut tetep dilelang, akan tetapi tentunya turun”. Papar kades Danang.

banner

“Memang icon / produk unggulan belum ada, sementara kuliner favorit adalah lontong kikil. Dan apabila inprastruktur jalur kabupaten Trucuk-sumberrejo kenthong, 4-5 km, ada investor masuk, pendapatan perkapita bisa naik 200%. Trucuk masih bumi perawan, asri ijo royo royo, komoditas unggulan penghasil beras. Perihal pasar masih dalam reng-rengan”.ulasannya kades Danang.

Karena akan menjadi jujugan pertama, SDM perangkat desa nya pun ditingkatkan, agar operasional administrasi desa bidang keuangan ADD/DD. (Siskeudes),tertib lancar seperti harapan pemerintah.”Karena tahun 2017-2018, harus sudah ready dengan,system aplikasi. Termasuk tupoksi perangkat desa trucuk sudah sesuai tupoksi nya. Semester 1-2, mereka sudah optimal mampu membuat system aplikasi yang sudah ada perda nya. Kami yakin Trucuk akan mampu , karena operatornya sudah bisa adaptasi di era milinial”, ulasan Khamim, SE. Dari Pemkab Bojonegoro.

banner