Bakesbangpol Tingkatkan Solidaritas Dan Ikatan Sosial Generasi Muda Bojonegoro

oleh -230 views

lintasbojonegoro.com – Bertempat di Balai Desa Senganten, Kecamatan Gondang, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Seminar Peningkatan Rasa Solidaritas Dan Ikatan Sosial Bagi Generasi Muda Kabupaten Bojonegoro Tahun 2019.

Dalam acara yang dibuka oleh Kepala Bakesbangpol Bojonegoro Drs. Kusbiyanto tersebut bertujuan untuk membangun karakter dan kepribadian generasi muda yang kuat, mandiri dan berkualitas untuk menuju Kabupaten Bojonegoro yang produktif dan energik.

Dalam sambutannya Kusbiyanto mengingatkan dan mengajak generasi muda untuk ikut menjaga lingkungan disekitar, utamanya di Kecamatan Gondang yang memiliki potensi alam yang sangat besar, misalnya dari hasil bumi dan obyek wisata’”Kecamatan Gondang ini memiliki banyak sekali potensi alam untuk dikelola dengan apik,” tuturnya. (Rabu, 30/10/2019).

banner

Untuk itu, Pak Kus (sapaan akrab Kepala Bakesbangpol) mengajak seluruh elemen masyarakat (utamanya generasi muda) untuk ikut berpartisipasi dalam hal menjaga dan melestarikan lingkungan dan mengelola sumber daya alam. “Generasi muda harus ikut berperan aktif dalam menjaga dan mengelola itu semua, karena generasi muda hari ini adalah pewaris Bangsa dimasa depan,” tegasnya

Dalam acara yang dimulai dari jam 07.30 WIB tersebut juga dihadiri Ketua Forum Karang Taruna Kabupaten Bojonegoro yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bojonegoro Donny Bayu Setiawan, SH (mas Donny).

Dalam acara tersebut Donny mengajak generasi muda untuk senantiasa menjadi generasi muda yang menjadi Perekat Kebhinekaan, yang toleransi dan memiliki rasa solidaritas sosial yang tinggi, utamanya diantara sesama generasi muda.

“Pemuda juga harus ikut menjadi Perekat Kebhinekaan, meskipun berbeda-beda kita harus tetap kompak dan bersatu,” ujar Donny yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.

Dalam kesempatan tersebut dia juga mengajak untuk bersama-sama mengidentifikasi tentang beberapa masalah yang sering dialami pemuda dalam hal Kebhinekaan, diantaranya sering merasa paling benar dan paling pintar, mengutamakan golongannya sendiri, sulit menghormati perbedaan pendapat, cenderung berfikir sempit dan jarang berfikir jangka panjang. Lalu masalah pemuda dalam solidaritas sosial ialah lunturnya semangat kebersamaan, lunturnya semangat gotong royong, lunturnya kesetiakawanan dan lunturnya kejujuran.

“Untuk itu kami menawarkan solusi kepada generasi muda untuk membiasakan selalu berdiskusi, melakukan study komparasi, merubah mindset, jaga hubungan baik dengan semua pihak, mengevaluasi diri (instospeksi diri), bekerja sama dan bergerak ke arah visi organisasi,” jelasnya.

Hadir juga dalam acara tersebut yakni Camat Gondang, Kapolsek Gondang, Danposramil, tokoh agama, dan perwakilan dari masing-masing desa di Kecamatan Gondang. ***

Reporter : Aditya Nugraha