Bakesbangpol Jatim Gelar Penguatan Wawasan Kebangsaan

oleh

BOJONEGORO – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur kembali menggelar kegiatan Penguatan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bagi Masyarakat di Jawa Timur. Kali ini kegiatan diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Bojonegoro, Rabu (26/12/2108) dengan melibatkan peserta dari nelayan, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa dan pelajar.

Kepala Bangsa Bakesbangpol Jawa Timur Drs. Ec. Jonathan Judianto, MMT, dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat menjaga semangat persatuan dan kesatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, terdiri dari berbagai suku, agama, ras, golongan dan bahasa.

“Untuk itu, kita harus bersatu memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika. Kita harus bersatu dalam upaya menjadi bangsa yang kuat, karena kita ini adalah bangsa yang besar, dan sudah sepatutnya Pancasila selalu hadir dalam setiap sudut kehidupan, di hati dan pikiran kita,” tutur Jonathan.

banner

Kegiatan Penguatan Wawasan Kebangsaan menghadirkan dua orang nara sumber yakni Dra. Hj. Yayuk Padmi Rahayu, M.Si, anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dengan menyuguhkan tema “Peran Elemen Masyarakat Dalam Menangkal Arus Globalisasi”, dan Dra. Hj. Yayuk Istichanah, Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur dengan menyuguhkan tema “Memperkokoh Persatuan Bangsa Dalam Kebhinnekaan”.

Menurut Yayuk Padmi Rahayu, saat ini bangsa Indonesia tengah menghadapi pelemahan persatuan dan kesatuan serta pelemahan ideologi Pancasila yang dilakukan pihak asing. Pelemahan tersebut melalui perusakan mental generasi muda dengan narkoba, minuman keras serta pelemahan melalui budaya.

“Oleh karena itu seluruh elemen masyarakat harus bekerja sama dengan DPR dan pemerintah melakukan penangkalan agar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) semakin kokoh dan tidak mudah dirongrong pihak asing,” tegas Yayuk Padmi Rahayu.

Sedangkan Yayuk Istichanah mengajak masyarakat Jawa Timur, khususnya para petani untuk giat membangun negara dari sisi pertanian. “Jika pertanian kita kuat maka negara kita yang disebut-sebut sebagai negara agraris akan semakin kuat pula,” tutur wanita yang pernah menjabat Ketua Fatayat NU Jawa Timur itu. (Kang Zen/Aditya)

banner