Bakesbangpol Jatim Gelar Penguatan Penganut Kepercayaan

oleh

LintasBojonegoro.com – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Penguatan Penganut Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 orang dari berbagai aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, tokoh agama, ormas, LSM, pelajar dan mahasiswa.

Sekretaris Bakesbangpol Jawa Timur, Drs. Boedi Soekorilanto, M.Si, mewakili Kepala Bakesbangpol Jawa Timur, Drs. Jonathan Judianto, MMT mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat Jawa Timur mampu mengaktualisasikan wawasan kebangsaan dan jati diri bangsa dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam mendukung terwujudnya masyarakat Jawa Timur yang aman dan damai.

“Kami berharap masyarakat Jawa Timur selalu memelihara kebersamaan, persaudaraan dan meningkatkan kerukunan sosial, persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

banner

Kegiatan penguatan penganut penghayat kepercayaan diselenggarakan selama dua hari yakni Rabu dan Kamis, 12 – 13 Desember 2018, bertempat di hotel Dewarna. Dengan nara sumber empat orang yakni, Dosen FISIP Unair, Ucu Martanto, S.IP, MA, Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, Drs. Kusbiyanto, Dosen Universitas Ronggolawe, Drs. Marwan, SH, dan Presidium MLKI Jawa Timur, Drs. Otto Bambang Wahyudi.

Ketua MLKI (Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Yang Maha Esa Indonesia) Kabupaten Bojonegoro, Hadi Sasmito, yang juga ketua Persada (Persatuan Sapta Dharma) Bojonegoro, mengatakan, MLKI berkeinginan mewujudkan budi luhur dalam berketuhanan yang maha esa yang telah berkembang dan membudaya pada Bangsa Indonesia, yang penghayatannya selaras dengan Pancasila dan UUD 1945. Selain itu, membimbing umat manusia untuk berbudi luhur menuju kehidupan yang sejahtera, bahagia lahir batin di dunia dan di alam langgeng.

“Kami berharap kegiatan seperti ini juga dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, agar masyarakat aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa bisa berperan aktif didalam mewujudkan pembangunan mental bangsa,” tuturnya. (Kang Zen)

banner