Apakah Dengan Sistem ODCS Korupsi Dapat Hilang?

oleh

LintasBojonegoro.com – Pemkab Bojonegoro terus berusaha melangkah maju dalam mengimplementasikan keterbukaan dan partisipasi publik dalam rangka pencegahan tindak korupsi. Bertempat di Productive Room lt.7 Gedung Pemkab Bojonegoro.

(Selasa,12/12/2017) dilaksanakan rapat terkait persiapan peluncuran aplikasi ODCS (Open Data Contract Standart), yang rencananya akan diluncurkan pada awal tahun 2018. Aplikasi ini merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Nomer 1 tahun 2017.

Aplikasi open data kontrak berbasis online nantinya dapat di akses melalui http://bos.bojonegorokab.go.id/.

banner

Istilah BOS adalah singkatan dari (Bojonegoro Open System) yang mengacu pada standard internasional.

Dengan peluncuran aplikasi ini, nantinya diharapkan dapat memudahkan masyarakat untuk bisa mengakses informasi publik yang ingin diketahui.

Kang Yoto berharap dengan adanya aplikasi ini, ada 3 (tiga) manfaat yang bisa didapatkan.

Pertama, ini merupakan cara pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk memastikan uang rakyat disalurkan untuk mengatasi problem rakyat, sehingga rakyat mengetahui uang mereka sebenarnya digunakan untuk kepentingan mereka.

Kedua, untuk menunjukkan bahwa partisipasi politik memiliki prioritas yang sesuai dengan fungsinya dan bisa dicek atau ditelusuri akuntabilitasnya untuk apa policy itu dibuat.

banner