45 Tim Programer Indonesia Ikuti Lomba Hackathon Di Bojonegoro

  • Whatsapp

LintasBojonegoro.com – Lomba Hackathon (Hacking Marathon) yang digelar Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Bojonegoro bekerjasama dengan Relawan TIK Bojonegoro mendapat sambutan luar biasa dari programer dan developer aplikasi Se-Indonesia. Terbukti, peserta lomba Hackathon yang diselenggarakan selama dua hari (27 – 28 November 2010) di Gedung Maharani BAKORWIL Bojonegoro jumlahnya mencapai 45 tim, yang masing-masing tim terdiri dari empat orang.

“Ini jumlah peserta yang cukup fantastis dan luar biasa banyaknya. Biasanya lomba Hackathon hanya diikuti 10 tim hingga 15 tim,” kata Soepriyanto, Ketua Dewan Juri lomba saat di temui wartawan LintasBojonegoro.com.

Muat Lebih

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kab. Bojonegoro, Agus Supriyanto menjelaskan, seluruh peserta bekerja keras coding selama 24 jam nonstop, untuk menyelesaikan aplikasi yang menjadi solusi problem Ketenagakerjaan dan IKM Online. Melalui kompetisi ini, para peserta ditantang untuk berinovasi menciptakan ide-ide berbasis teknologi informasi untuk menyelesaikan permasalahan para pencari kerja, yang tentunya dapat dikembangkan untuk kebutuhan masyarakat.

Setelah melalui persaingan yang sangat ketat, akhirnya terpilih 3 tim yang berhasil menyelesaikan aplikasi dengan bagus serta terpir menjadi juara dalam Hacking Marathon. Tiga tersebut yakni tim MIKA dari Surabaya berhasil menjadi juara 1, selanjutnya Juara 2 dimenangkan tim BUKU SPASSO dari Jogja, dan Juara 3 dimenangkan oleh tim VIBRI Surabaya.

“Tiga aplikasi terbaik dalam lomba Hackathon ini, di harapkan bisa dikembangkan untuk menyelesaikan problem ketenagakerjaan yang sedang dihadapi pemerintah dan masyarakat di era milenial,” tutur Agus Supriyanto.

Rifaun Naim sebagai ketua pelaksana panitia Hackathon Bojonegoro 2019, mengucapkan, banyak terima kasih kepada seluruh programer dari berbagai kota di Indonesia yang ikut berpartisipasi untuk menyelesaikan masalah dan memberi solusi dengan aplikasi digital untuk Ketenagakerjaan dan pemasaran produk IKM online.

“Kedepan di harapkan aplikasi-aplikasi yang terpilih menjadi juara bisa dikembangkan dan diimplementasikan oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan bisa bermanfaat untuk masyarakat luas” pungkasnya.

Reporter : Aditya Nugraha
Editor : Kuzaini

Pos terkait